OUTSOURCING—Asosiasi Dukung Pemerintah Buat Peraturan Perundangan

Sumber: Bisnis Indonesia

JAKARTA: Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia mempersilahkan pemerintah jika ingin membuat peraturan pendukung untuk mengatur sistem outsourcing.

Bahkan, pelaku usaha penyedia jasa outsourcing yang tergabung dalam asosiasi itu tidak mempermasalahkan adanya pengawasan ketat dalam penerapan sistem tersebut.
Menurut Ketua Umum Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI) Wisnu Wibowo, pada dasarnya menghapus sistem outsourcing tidak dapat dilakukan, karena peraturan pendukungnya masih ada, seperti UU No.13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Dalam keputusan Mahkamah Konstitusi No.27/PUU-IX/2011 yang memutuskan pasal 64, 65 dan pasal 66 UU Ketenagakaerjaan tentang sistem outsourcing dicabut, tidak melarang adanya sistem itu.
“Dari sisi pelaku usaha, dengan peraturan itu dipastikan perusahaan alih daya yang abal-abal akan hilang,” ujarnya, Senin, 14 Mei 2012.
Saat ini, pelaku usaha jasa outsourcing tercatat di Indonesia ada lebih dari 12.000 perusahaan dengan tenaga kerja sekitar 1 juta orang bekerja di beberapa perusahaan.
“Yang diperlukan adalah pengawasan yang ketat oleh dinas ketenagakerjaan di daerah dalam operasional penggunaan tenaga kerja outsourcing,” katanya.
Sebelumnya, serikat pekerja/serikat buruh menuntut pemerintah untuk segera menerbitkan peraturan tentang pelarangan outsourcing.
Bahkan, dalam peraturan itu juga harus diatur tentang status pekerja menjadi pekerja tetap atau pekerja kontrak waktu tidak tertentu (PKWTT). (sut)

Published by

Indah Budiarti

Indah Budiarti, bekerja untuk Public Services International (www.world-psi.org) sebagai Organising and Communication Coordinator untuk kantor Asia dan Pasifik. Dia memegang pekerjaan ini sejak bulan April 2007 sampai sekarang. Dia juga bertanggung jawab untuk kegiatan dan aktifitas pekerja muda bagi anggota organisasi ini di wilayah Asia dan Pasifik. Sebelumnya dia adalah PSI Coordinator for Indonesia mulai bulan September 1999 sampai dengan Maret 2007. Dan beliau juga merangkap sebagai Project Coordinator untuk PSI/SASK/JHL Trade Union Development Project for Indonesia 2005-2007. Dia adalah alumni Program Master Kebijakan Buruh dan Globalisasi di Global Labour University Jerman (2009/2010). Isi tulisan dari blog ini adalah tanggungjawab dia dan bukan merupakan pernyataan atau nilai dari organisasi dimana dia bekerja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s